Berikut ini beberapa hotel di sisi selatan Masjid Nabawi yang sudah berlisensi resmi dari otoritas Saudi Arabia, daftar berikut ini bisa jadi referensi untuk para calon jamaah umroh memilih hotel di sekitar Masjid Nabawi.
| Nama Hotel | Nomor Lisensi | Lokasi terhadap Masjid Nabawi | Status Lisensi & Catatan |
|---|---|---|---|
| Pullman Zamzam Madina | 10001808 | Selatan (±300 m dari King Fahd Gate) | ✅ Resmi, hotel bintang 5 |
| Crowne Plaza Madinah (IHG) | 10002117 | Selatan (±380 m ke arah Quba Road) | ✅ Resmi, hotel bintang 5 |
| Nusk Al Iman Hotel | 10008896 | Selatan (±150 m dari Haram) | ✅ Resmi, dulunya Ramada Al Qibla |
| Nusk Al Hijrah Hotel | 10006600 | Selatan (±350 m dari Haram) | ✅ Resmi, sering dipakai oleh jamaah Asia Tengah |
| Nosok Almadinah | 10000988 | Selatan (±350 m dari Masjid Nabawi) | ✅ Resmi, hotel bintang 4 |
| Rua Al Hijrah Hotel | 10002136 | Selatan (±300 m dari Haram) | ✅ Resmi, juga dikenal sebagai Coral Al Madinah |
| Mysk Touch Al Balad Rawafed Hotel | 10002215 | Selatan (±250‑350 m dari Haram) | ✅ Resmi, lisensi tercantum di Booking.com, Agoda. |
| Gulnar Taibah Hotel | 10008193 | Selatan (±250‑350 m dari Haram) | ✅ Resmi, lisensi ditemukan di beberapa OTA tepercaya |
Perlu diingat, bahwa posisi Madinah berada di utara Makkah, sehingga saat ini orang yang berada di Madinah arah kiblatnya ke selatan.
Pintu Masuk di Selatan Masjid Nabawi
Dari hotel-hotel di atas, jamaah bisa masuk ke pintu pagar warna hijau nomor 301–308, 365–370, dan warna ungu nomor 309. Sedangkan pintu utama bisa masuk melalui pintu nomor 1 hingga 5, atau terserah mau lewat mana saja. Untuk wanita bisa masuk dan keluar masjid melalui pintu khusus wanita yaitu pintu An-nisa nomor 39.
Baca kembali Nama dan Nomor Pintu Masjid Nabawi dan Warna Plang Gerbang Pagar Masjid Nabawi adalah Panduan Arah yang Menenangkan Hati.
Jika Anda hendak berangkat umroh, terutama bersama keluarga atau rombongan, pastikan hotel yang dipilih memiliki lisensi resmi dari otoritas Arab Saudi. Ini penting bukan hanya demi legalitas, tapi juga untuk kenyamanan dan keamanan selama menginap di Madinah. Karena aturan baru yang terbit 2025 ini, salah satunya adalah visa baru akan terbit jika jamaah atau diwakili travel umroh memilih hotel menginap di Arab Saudi, yang sudah berlisensi. Lisensi dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata Kerajaan Saudi Araia.
Cek Hotel yang Telah Berlisensi
Lisensi resmi menjamin bahwa hotel tersebut memenuhi standar pemerintah, baik dari sisi bangunan, fasilitas, hingga pelayanannya. Menginap di hotel tak berlisensi bisa berisiko: bisa bermasalah saat pemeriksaan otoritas lokal, atau fasilitas tidak sesuai standar. Cara mengecek hotel di Saudi Arabia yang telah berlisensi bisa dilakukan melalui tautan resmi di sini.
Tidak Hanya Itu, Masih Ada yang Lain
Hotel yang disebut di atas hanya contoh sebagian kecil hotel yang berada di selatan Masjid Nabawi, dan kebetulan sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata Kerajaan Saudi Arabia. Masih banyak hotel lain yang belum disebutkan. Dan rata-rata jamaah umroh dari Indonesia banyak menempati hotel di sisi utara Masjid nabawi.
