Mengapa Umroh Ramadhan Istimewa?
Bulan Ramadhan selalu dinanti umat muslim di seluruh dunia. Ibadah umroh di bulan suci ini jadi momen spesial karena memiliki banyak keutamaan, dan seperti punya atmosfer berbeda. Banyak jamaah merasa hatinya lebih tenang saat menapaki tanah suci dengan membawa spirit umroh mabrur dan mengharapkan pahala seperti pahala orang berhaji.
1. Memiliki Keutamaan
Dalam hadits yang cukup panjang, Nabi ﷺ bersabda,
فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي
“Jika datang bulan Ramadhan, lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku.”
(HR. Bukhari 1782 dan Muslim 1256).
Imam Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim mengatakan bahwa yang dimaksud pahala umrah di bulan Ramadhan senilai pahala haji, bukan berarti umrah tersebut sama dengan berhaji. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumrah di bulan Ramadhan, maka umrah tersebut tidak bisa menggantikan haji.
2. Bisa Merasakan Berpuasa di Tempat Mulia
Menjalani puasa Ramadhan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menghadirkan getaran spiritual yang sulit digambarkan. Ketika adzan Maghrib berkumandang, setiap butir kurma dan tegukan air zamzam terasa sebagai rahmat langsung dari Allah, sementara kesejukan lantai marmer menumbuhkan kedamaian di hati. Tubuh yang letih karena menahan lapar dan dahaga seolah sirna tanpa jejak.
Selain itu, menemukan momen kebersamaan dengan sesama jamaah dari berbagai negara. Semua itu mengingatkan kita bahwa menjalankan ibadah umroh di bulan Ramadhan adalah panggilan hati untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, memperdalam makna keikhlasan, sabar, dan tawakal dalam setiap langkah.
3. Bisa Lebih Hemat
Memilih paket umroh Ramadhan tanpa layanan makan bisa membuat pengeluaran lebih terkontrol, karena harga awal paket jadi lebih ringan dan Anda bebas menyesuaikan kebutuhan kuliner sendiri, dengan opsi add‑on sahur dan buka puasa. Jamaah cukup membayar ekstra sesuai keinginan, misalnya menambahkan paket sahur saja, paket buka puasa saja, atau gabungan kedua.
Ramadhan di Saudi Arabia tak perlu khawatir masalah makan, karena orang-orang yang ada di sana suka bersedekah. Menjelang buka puasa, para muhsinin berlomba menawarkan makanan dan minuman darinya untuk para jamaah. Jika mendapat berlebih, bisa digunakan untuk sahur.
Di akhir Ramadhan, pengalaman makin khusyuk dengan i’tikaf di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Travel umroh pun menyediakan paket umroh semi backpacker. Tas dan perlengkapan jamaah umroh disimpan di hotel yang satu kamar menampung 8 hingga 10 orang, yang difungsikan sebagai ruang menitip dan mandi. Aktivitas lebih banyak dilakukan di masjid. Konsep ini mengajak Anda merasakan suasana sederhana namun tetap teratur.
4. Tempat dan Waktu Mustajab untuk Berdoa
Tempat Mustajab untuk berdoa
| No. | Tempat Mustajab | Dalil / Sumber | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Di depan Ka’bah | HR. Ibnu Majah no. 1406 | Tempat paling mulia di bumi. Doa dan shalat di sana sangat dianjurkan. |
| 2 | Multazam | Atsar Ibnu Abbas – Akhbār Makkah | Antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Dikenal sebagai tempat ijabah doa. |
| 3 | Hijr Ismail | HR. Bukhari no. 1586, Muslim no. 1333 | Termasuk bagian dari Ka’bah. Doa di dalamnya seperti berdoa dalam Ka’bah. |
| 4 | Raudhah (Masjid Nabawi) | HR. Bukhari no. 1196, Muslim no. 1391 | Antara rumah dan mimbar Nabi ﷺ. Disebut taman dari taman surga. |
| 5 | Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad | HR. Abu Dawud no. 1892 | Nabi ﷺ membaca doa khusus saat thawaf di antara dua rukun ini. |
| 6 | Bukit Shafa dan Marwah | HR. Muslim no. 1218 | Nabi ﷺ berdoa panjang saat sa’i di atas Shafa dan Marwah. |
| 7 | Maqam Ibrahim | QS Al-Baqarah: 125 | Disunnahkan shalat dan berdoa di belakangnya setelah thawaf. |
| 8 | Saat minum air Zamzam | HR. Ibnu Majah no. 3062 | Disunnahkan berdoa sesuai niat dan hajat pribadi. |
| 9 | Masjidil Haram | HR. Ibnu Majah no. 1406 | Shalat di Masjidil Haram lebih utama dari 100.000 shalat di masjid lain. |
| 10 | Masjid Nabawi | HR. Bukhari no. 1190, Muslim no. 1394 | Shalat di Masjid Nabawi lebih baik dari 1.000 shalat di masjid lainnya, selain Masjidil Haram. |
| 11 | Masjid Quba | HR. Ibnu Majah no. 1412, shahih | Yang bersuci di rumahnya lalu ke Masjid Quba dan shalat di sana, maka pahalanya seperti pahala umrah. |
Waktu Mustajab untuk Berdoa
Apalagi untuk waktu mustajab berdoa, lebih banyak lagi. Dari terbit matahari hingga terbit matahari lagi terdapat waktu mustajab untuk berdoa. Beberapa di antaranya adalah:
| No. | Waktu Mustajab | Dalil / Sumber | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Sepertiga malam terakhir | HR. Bukhari no. 1145, Muslim no. 758 | Allah turun ke langit dunia, doa di waktu ini sangat dianjurkan. |
| 2 | Saat adzan berkumandang | HR. Muslim no. 384 | Dianjurkan berdoa setelah menjawab adzan dan bershalawat kepada Nabi ﷺ. |
| 3 | Antara adzan dan iqamah | HR. Abu Dawud no. 521, Tirmidzi no. 212 | Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak. |
| 4 | Saat sujud dalam shalat | HR. Muslim no. 482 | Posisi terdekat seorang hamba kepada Allah. |
| 5 | Sebelum salam dalam shalat | HR. Abu Dawud no. 1482 | Waktu tepat untuk memilih doa terbaik sebelum mengakhiri shalat. |
| 6 | Saat turun hujan | HR. Al-Hakim; Shahihul Jami’ | Dua doa yang tidak ditolak, doa saat adzan dan saat hujan turun. |
| 7 | Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar | HR. Ahmad, no. 14603 | Nabi ﷺ dikabulkan doanya di waktu ini menurut atsar Jabir bin Abdullah. |
| 8 | Hari Jumat (antara Ashar–Maghrib) | HR. Bukhari no. 5295, Muslim no. 852 | Waktu yang dijanjikan untuk ijabah, menurut sebagian besar ulama. |
| 9 | Saat sedang berpuasa | HR. Tirmidzi no. 3598 | Doa orang yang berpuasa tidak ditolak, sepanjang hari puasa. |
| 10 | Ketika berbuka puasa | HR. Ibnu Majah no. 1753 | Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, ketika ia berbuka, ada doa yang tidak ditolak. |
| 11 | Malam Lailatul Qadar | HR. Bukhari no. 1901 | Termasuk malam paling mulia; dianjurkan memperbanyak doa dan ibadah. |
Menggabungkan antara waktu-waktu mustajab dengan tempat-tempat mustajab untuk berdoa merupakan ikhtiar yang penuh harap dan keyakinan; di saat langit terbuka menjelang sepertiga malam terakhir atau di antara adzan dan iqamah, lalu raga bersimpuh di depan Ka’bah atau bersimpuh di Raudhah, insya Allah setiap untaian doa menjadi lebih bermakna dan pahala yang mengalir pun berlipat-lipat; bukan karena tempat atau waktu itu semata, tapi karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Pemurah dan Maha Mengabulkan bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh menghadap kepada-Nya dengan hati yang tunduk dan niat yang tulus.
Inilah beberapa alasan umroh di bulan Ramadhan begitu dirindukan banyak umat muslim di dunia, meskipun termasuk peak season. Apakah Anda juga mendambakannya? JafaTour siap membersamai Anda sekeluarga beribadah umroh di bulan Ramadhan.
