Musim libur akhir tahun dari Desember hingga Januari menjadi waktu favorit keluarga melaksanakan umroh. Lonjakan permintaan menjadikan tarif tiket dan hotel naik drastis, selain itu juga memicu beragam biaya operasional tambahan.
Beberapa faktor yang menjadi penyebab harga-harga yang berbau umroh jadi naik:
1. Permintaan Melonjak di Libur Sekolah dan Akhir Tahun
Libur sekolah, cuti bersama akhir tahun hingga masuk tahun baru masehi, serta long weekend mendorong banyak keluarga berangkat umroh. Ketika calon jamaah meningkat drastis, dimana bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari biasanya, penyedia paket perlu menyesuaikan tarif agar layanan tetap berkualitas.
2. Kenaikan Tarif Pesawat dan Hotel
Maskapai mematok harga lebih tinggi di periode sibuk. Hotel bintang empat dan lima di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi biasanya menaikkan tarif kamar hingga 15 300 persen karena okupansi penuh. Semua komponen dari tiket pulang pergi, akomodasi, visa, serta transport darat berkontribusi pada total biaya paket.
3. Keterbatasan Akomodasi dan Transportasi
Kamar hotel premium sudah dipesan jauh-jauh hari. Travel umroh yang terlambat memesan terpaksa memilih hotel lebih jauh dengan tarif lebih tinggi demi kenyamanan. Armada transportasi umum seperti bus dan taxi terkadang menambah jadwal, sehingga biaya operasional ikut membengkak.
4. Stok Muthawif Menipis karena Ujian Semester
Sebagian besar muthawif adalah mahasiswa di Saudi Arabia yang menjalani ujian akhir semester pada Desember–Januari. Akibatnya, jumlah pemandu resmi berpengalaman menurun dan kompetisi untuk paket dengan pendamping terbaik semakin ketat.
5. Kepadatan di Masjidil Haram & Nabawi
Pada bulan Desember hingga Januari, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi cenderung jauh lebih ramai dari biasanya. Libur panjang di banyak negara termasuk Indonesia, ditambah cuaca yang lebih sejuk di Saudi Arabia, membuat waktu ini jadi pilihan favorit jamaah umroh dari seluruh dunia.
Thawaf dan shalat di area depan Ka’bah jadi lebih padat karena berdesakan dengan ribuan jamaah lain. Raudhah di Masjid Nabawi pun sering penuh sejak Shubuh. Bagi keluarga yang membawa anak balita atau lansia, kondisi ini tentu perlu jadi pertimbangan. Pastikan anggota keluarga selalu dalam pengawasan.
Paket penerbangan dan hotel pada umumnya tidak bisa di-refund. Jika pembatalan terjadi, terkadang travel umroh membayar denda hingga 15 persen dari total harga paket sesuai kebijakan tour operator internasional.
Untuk keluarga Indonesia yang ingin umroh, lebih banyak yang tertarik dengan paket umroh akhir tahun. Selebihnya lebih suka dengan umroh tengah tahun di libur panjang sekolah dan kuliah. Harga paket pun berbeda cukup lumayan, tapi semua kembali lagi ke calon jamaah, kapan mau berangkat umroh.
Dengan memahami mekanisme di atas, calon jamaah bisa lebih bijak merencanakan umroh Desember – Januari. Untuk referensi pengemasan perjalanan keluarga, cek juga Tips Umroh Jogja untuk Pemula. Semoga perjalanan ibadah Anda lancar dan penuh berkah.
